Get Adobe Flash player

Kenali Sejarah Adu Tajen Khas Bali

Masyarakat bali yang beragama hindu menyebut adu ayam atau nama lainnya adu tajen yang dari dulu hingga sampai sekarang ini sangat dikenal oleh seluruh dunia, terutama di Indonesia. Dari mana sih budaya tersebut berasal? Adu tajen dan sabung ayam ini merupakan perubahan budaya yang dulunya disebut dengan nama adu kepala yang dirayakan oleh masyarakat dibali terutama bagi yang beragama hindu di Indonesia. Ketika menggelar upacara tersebut, telur ayam dan cenkeh juga menjadi medianya untuk adu kepala ini.

Di bali, banyak penggemar adu ayam yang melakukan kegiatan sabung ayam pada hari tertentu saja, namun karena sangat menyenangkan bagi masyarakat di bali, barulah mencari tempat secara bebas untuk melakukan kegiatan sabung ayam ini. Tidak hanya pada saat upacara dimulai saja tetapi kegiatan ini pun tersebar luas hingga ke semua orang di Indonesia. Anda yang telah membaca sejarah sabung ayam ini pasti tentu bisa membedakan kegiatan untuk kerohanian dengan bijak maupun untuk menyiksa hewan lainnya.

Warga bali mempunyai nama tersendiri dalam sabung ayam yaitu tajen khas bali yang berasal dari beduk rah yang merupakan kegiatan upacaradi bali untuk penduduk hindu. Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk menyesuaikan bhuana akbar dengan manusia untuk berinteraksinya. Ritual yadnya ini bermula dari sarana yang menggunakan satwa kurban yaitu babi, ayam, kerbau, itk dan banyak lagi peliharaan yang lainnya. Setelah dimanterai barulah hewan tersebut di sembeleh lehernya satu persatu. Manterai juga harus dilakukan oleh kepala suku bali sendiri.

Demikianlah ulasan diatas mengenai sejarah adu tajen khas bali, semoga dapat memberikan wawasan lebih terutama bagi penggemar adu ayam di Indonesia, sekian dan terima kasih.

Leave a Reply