Get Adobe Flash player

Ciri-Ciri Ekor Ayam Petarung Yang Merupakan Petarung Handal


Ekor adu ayam yang bagus merupakan salah satu kriteria untuk menjadi ayam petarung yang bagus. Itu karena ekor ayam petarung dapat membantu mengemudikan gerakan dan juga arah pukulan ayam aduan sehingga lebih terarah dan akurat.

Karena itu untuk memilih ayam petarung yang bagus, dapat kita lihat melalui ekornya. Kriteria bentuk ekor ayam petarung yang bagus untuk dijadikan ayam petarung adalah sebagai berikut.

1. Tulang Ekor Ayam Petarung
– Ciri tulang ekor ayam petarung yang bagus adalah besar, rapat, dan kuat. Tulang ekor yang kokoh dan kuat ditandai dengan tulang pangkal ekor yang besar , rapat dan keras.
– Fungsi utama dari ekor ayam petarung adalah membantu keseimbangan dan juga sebagai kemudi arah gerakan dari ayam tersebut. Tulang ekor yang kuat dan rapat akan membuat ekor ayam petarung bisa berfungsi dengan baik untuk membantu ayam petarung bergerak memutar, lompat, menghindar, serta mengarahkan pukulannya..
– Jika tulang ekor ayam petarung terlalu besar maka bisa mengakibatkan gerakan ekor ayam petarung menjadi agak kaku dan monoton, tetapi masih tetap disukai.
– Tulang ekor yang tak begitu rapat serta agak kecil masih bisa ditoleransi asalkan ketika diraba terasa keras dan kuat.

2. Tulang Capit Kloaka
– Ciri-ciri dari tulang capit kloaka (terletak dibawah anus) yang bagus adalah rapat, kuat dan juga keras.
– Ayam petarung yang memiliki tulang capit kloaka yang rapat (tidak ada celah renggang) memiliki pukulan beruntun dalam sekali gebrakan. Biasanya 3 kali pukulan dalam satu gebrakan, ada juga yang sampai 5 kali jika ayam petarung itu ramping dan ringan, sehingga membuat lawannya kewalahan.
– Semakin renggang tulang capit kloaka, maka semakin sedikit jumlah pukulannya. Tulang capit kloaka yang tidak rapat terkesan irit pukulan, karena frekuensi pukulannya lebih sedikit.
– Ayam petarung dengan tulang capit kloaka yang renggang masih disukai asalkan mempunyai pukulan yang kuat dan tepat sasaran walaupun frekuensi pukulannya hanya 1 kali di setiap gebrakan.

3. Bentuk Ekor Ayam
– Bentuk ekor ayam petarung yang bagus berbentuk kuncup dan arahnya lurus memanjang dan turun ke bawah. Bulu ekornya kuat dan panjang.
– Ayam petarung dengan bentuk ekor kuncup lebih lincah jika dibandingkan dengan yang memiliki ekor terbuka lebar. Ekor yang terbuka lebar dan pendek lebih banyak ditemui pada ayam betina, sedangkan ekor berbentuk kuncup dan panjang lebih banyak ditemui pada ayam petarung.
– Khusus untuk jenis Ayam Bangkok, ekor yang panjang membuat fungsi ekor semakin efektif. Ekor ayam bangkok yang melengkung dan naik ke atas (seperti ekor dari ayam kampung) umumnya tidak cocok untuk ayam petarung. Kecuali ayam petarung jenis ayam birma yang memiliki ekor naik ke atas.

Sekian dari informasi yang dapat kami sampaikan mengenai ciri-ciri ekor ayam petarung yang merupakan petarung handal, semoga dengan informasi ini dapat menambah wawasan Anda dan bermanfaat untuk Anda yang sedang mencari informasi mengenai dunia sabung ayam.

Leave a Reply