Get Adobe Flash player

5 Jenis Ayam Hias Yang Sangat Menarik Untuk Dipelihara

 

 

1. Ayam Cemani

Ayam cemani adalah ayam khas dari Indonesia. Ciri khas ayam cemani adalah warnanya yang serba hitam. Bukan hanya bulunya, seluruh tubuh ayam cemani berwarna hitam. Harga ayam ini juga sangat mahal, ayam cemani asli yang istemewa kemistisannya bisa seharga 2.000.000 hingga 250.000.000 per ekor umur dewasa. Tapi kalau cemani pada umumnya bisa mulai dengan harga 500.000 rupiah. Biasanya ayam cemani digunakan untuk ritual gaib, dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan terkenal sebagai ayam pembawa hoki. Untuk itulah ayam cemani banyak diburu oleh banyak orang dan ayam ini termasuk ayam langka.Jika anda seorang muslim, jangan pernah menjadikan ayam cemani sebagai bahan ritual karena hal itu termasuk syirik. Ayam cemani seharusnya dijadikan sebagai ayam peliharaan atau ayam hias semata karena keunikan bentuk dan warnanya yang serba hitam.

2. Ayam Hutan Merah

Ayam hutan Merah atau Gallus-gallus. Ayam hutan jenis ini lebih unuk karna berwarna merah pada ayam hutan ini dan penyebarannya cukup luas, antara lain di Indonesia, China, dan India. Ada 5 spesis untuk ayam ini dan antara lain: ayam gallus-gallus yang bisa ditemukan di Sumatra dan juga di Sulawesi dan ayam jenis gallus-gallus bankiva bisa anda temui di Pulau Jawa dan sekitar Madura. Sedangkan ketiga spesies lainnya terdapat di luar Indonesia, yaitu di India dan Bangladesh terdapat gallus-gallus murghi, di Myanmar dan vietnam terdapat gallus-gallus spadiceus, dan di China Selatan dan Hainan terdapat gallus-gallus jaboullei. Ayam Hutan Merah ini memiliki nama lain yaitu Gallus-gallus bankiva yang saat ini tersebar di pulau Jawa dan Madura dan ayam jenis ini mempunyai bobot dewasa jantan 0,7 Kg dan betina 0,4 Kg.

3. Ayam Hutan Hijau atau Gallus Various

Ayam jantan hutan hijau memiliki ukuran panjang sekitar 70 cm dan berat badannya sekitar 0,7-1,5 kg. Ayam jenis ini memiliki bulu pada dadanya hitam dan berbaur hijau mengkilap dengan ujung ke kuning-kuningan, dan juga memiliki bulu ekor panjang melengkung berwarna hitam. Sedangkan pada Bulu dibagian leher pada pendek-pendek, merah kekuning-kuningan, jengger bulat rata, pial tunggal dan bunyi kokoknya ce-ki-krek.

4. Ayam Hutan Sri Langka

Ayam Hutan jenis Srilangka yang ini juga sangat dikenal dengan nama sebutan lain yaitu Sabung Ayam hutan Ceylon, Ayam ceylon adalah anggota keluarga dari burung yang endemik di srilangka. Hewan ini menjadi burung kebangsaan bagi negara srilangka. Ayam hutan jenis SriLanka ayam jenis ini berkait rapat sekali dengan ayam hutan Merah atau boleh disebut gallus-gallus sejenis ayam hutan liar ini sekarang telah menjadi asas bagi ayam peliharaan pada hari ini.

5. Ayam Hutan Kelabu

Ayam Hutan Kelabu atau Gallus sonneratii. Ayam ini berukuran sedang, ayam jantan dengan panjang sekitar 80cm. Tetapi pada ayam betina yang berukuran lebih kecil, dengan panjang sekitar 38cm. Ayam hutan jantan ini memiliki bulu-bulu yang sangat pendek pada bagian di leher, tengkuk dan mantel berwarna kelabu berbintik hitam-putih dengan kulit muka merah, bercak putih di telinga, paruh kuning kecoklatan, iris mata kuning. Pada bagian ekor berwana hitam keunguan dengan bulu di tengah-tengah ekor yang panjang dan melengkung ke bawah. Sisi bawah tubuh berwarna kelabu bergaris putih dan kakinya berwarna kuning kemerahan terang dengan sebuah taji. Jenis ayam ini biasa di pelihara sebagai adu ayam

terdapat dibeberapa negara ayam jenis ini sering dijadikan ayam lomba, karena dari keunikan dari bentuk tersebut menjadikan ayam tersebut bisa dapat penilaian tinggi, makin cantik bentuk bulu ayam mereka maka makin bagus penilaian dari juri–juri. Sebagai besar ayam hias maka memang sangat jarang sekali ayam jenis polland dijadikan sebagai ayam potong, akan tetapi cara untuk membudidayakan mereka tergolong sulit karena beberapa kasus ayam polland sering membunuh anaknya sendiri yang baru menetas.

Leave a Reply